Terkait Tax Amnesty, Banyak Wajib Pajak Takut Jebakan, Inilah Langkah yang Dilakukan Kanwil DJP III

Published in Berita Terkini
Rate this item
(0 votes)
22 Nov
Terkait Tax Amnesty, Banyak Wajib Pajak Takut Jebakan, Inilah Langkah yang Dilakukan Kanwil DJP III

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pada periode kedua ini, masih banyak Wajib Pajak (WP) yang belum mengikuti Tax Amnesty. Berbagai alasan dilontarkan oleh WP perihal tidak mengikuti program nasional. Di antara WP ada yang menyatakan bahwa takut terkena jebakan bakalan dikenai yang lebih besar. Ada juga yang beralasan masih itung-itung. Itulah yang membuat target penerimaan di periode kedua ini sangat menurun. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Kanwil DJP Jawa Timur III, Rudy Gunawan Bastari. Ia mengatakan, hasil penerimaan Tax Amnesty periode kedua ini jauh dari periode pertama. Pada periode pertama ini penghasilan bisa mencapai lebih Rp 1,64 Triliun. "Sebenarnya 1,64 triliun ini total sampai periode kedua. Nah periode kedua ini berapa jumlahnya, sangat kecil. Kebanyakan mereka ini mengaku takut akan dijebak. Kalau bakalan dikenai yang lebih besar jumlahnya. Tidak mungkin kan kami melakukan hal semacam itu, karena ini program resmi," kata dia saat ditemui dalam sosialisasi Tax Amnesty di Savana Hotel & Convention, Kota Malang, Senin (21/11/2016).

Pada periode kedua ini mereka menargetkan mendapat penghasilan sebesar Rp 900 Miliar. Jumlah itu mereka optimis bisa mencapai target sampai batas akhir periode kedua pada akhir Desember 2016. Pada periode dua ini pihaknya masih terus menggenjot berbagai sektor usaha, termasuk salah satunya UMKM yang memang memiliki potensi cukup besar. Periode pertama, tercatat 10 persen WP berasal dsari UMKM yang mengikuti program Tax Amnesty. Yakni Rp 400 Miliar dari total periode pertama.

Dalam sosialisasi ini, pihaknya menghadirkan motivator yang akan memberikan motivasi kepada WP sekitar 200 orang se-Kota Malang saja. Yakni Rurin Hamarta. Rurin mengatakan, bahwa mengikuti program Tax Amnesty itu ialah sama halnya dengan bersedekah. Hal itu ia sampaikan kepada 200 WP.

"Bagaimana mengetuk hati mereka agar mereka sadar untuk menolong orang lain. Bersedekah apa salahnya. Justru banyak yang kita dapatkan selain pahala, juga kita dapat membantu orang lain," kata dia.

Dalam sosialisasi ini juga hadir mantan Wali Kota Malang, Peni Suparno. Ia mengatakan, bahwa dirinya sekaligus mengikuti Tax Amnesty periode kedua ini sangat menguntungkan.

"Sebelumnya saya berfikir bahwa hanya dengan melaporkan hartanya ke KPK saja sudah cukup. Ternyata setelah ikut program ini, sangat menguntungkan," paparnya dia.

Penerimaan pajak Kanwil DJP Jatim III sampai saat ini mencapai Rp 17,74 Triliun atau mencapai 65,52 persen dari target penerimaan pajak 2016, yakni sebesar Rp 27,07 Triliun.

Tags Tax AmnestyKota Malangpajak
Berita Terkait :#Malang Raya
Prof Rofiuddin Lantik Empat Wakil Rektor Universitas Negeri Malang
Komunikasi Publik Kebijakan Kemendikbud Dikaji di Kota Malang
Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah Jadi Dosen Tetap Unisma
Universitas Negeri Malang Pamerkan 200 Karya Inovasi Belajar
Komentar Gus Ipul Soal Demonstrasi Siswa SMAN 1 Gondanglegi yang Berujung Kasek Lengser
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko


Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Terkait Tax Amnesty, Banyak Wajib Pajak Takut Jebakan, Inilah Langkah yang Dilakukan Kanwil DJP III, http://suryamalang.tribunnews.com/2016/11/21/terkait-tax-amnesty-banyak-wajib-pajak-takut-jebakan-inilah-langkah-yang-dilakukan-kanwil-djp-iii.
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko

Read 811 times Last modified on Thursday, 22 November 2018 07:38
Kebo Iwa Utara, Gatot Subroto Barat Denpasar 0361 844 3913  | 0361 471 4515  |  082 340 340 665

Wa: 081 999 063 066
 marketing_hamarta @yahoo.com

About Us

Kami adalah sebuah Lembaga Pengembangan Sumber Daya manusia, yang telah berdiri selama lebih dari 15 tahun.

Newsletter

Enter your email to join our mailing list

Login

Lembaga

  • Perbankan
  • Perusahaan
  • UKM
  • Kementrian
  • LPD
  • -